Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (UNMUH Kendari), melalui Fakultas Ilmu Kelautan, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lima perusahaan besar sektor perikanan dan kelautan pada Rabu, 23 April 2026. Penandatanganan dilakukan di Aula Utama Kampus UNMUH Kendari, Jalan Sulawesi No. 8, Kendari, Sulawesi Tenggara, dan menandai era baru kolaborasi akademik-industri yang strategis.
Kerjasama yang dimulai tahun ini melibatkan PT Perikanan Maju Indonesia (PMI), PT Konservasi Laut Nusantara, CV Teknologi Kelautan Inovatif, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, serta BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas). Penandatanganan dilaksanakan dengan penuh keseriusan, mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan talenta muda di bidang ilmu kelautan dan perikanan.
Ketua Fakultas Ilmu Kelautan UNMUH Kendari, Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Si., mengatakan bahwa kerjasama ini adalah momentum penting bagi pengembangan akademik berkelanjutan. “Kami telah lama menunggu moment ini. Kerjasama dengan industri bukan sekadar formalitas, tetapi jembatan nyata bagi mahasiswa kami untuk mengenal dunia kerja langsung sejak masih menempuh studi,” ujarnya dalam sambutan pembukaan acara.
### Latar Belakang Strategis
Universitas Muhammadiyah Kendari telah beroperasi sejak 1986 dan terus berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Sulawesi Tenggara. Fakultas Ilmu Kelautan, yang didirikan tahun 2008, memiliki misi khusus menggali potensi sumber daya kelautan Indonesia, khususnya di kawasan timur. Dengan lokasi strategis di Kendari, kota pesisir yang kaya akan potensi maritim, fakultas ini memiliki posisi unik untuk menjadi pusat pembelajaran kelautan.
Namun, selama bertahun-tahun, Fakultas Ilmu Kelautan UNMUH Kendari menghadapi tantangan signifikan dalam mempersiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Data internal menunjukkan bahwa pada tahun 2025, tingkat penempatan kerja lulusan masih mencapai 68 persen, di bawah target nasional sebesar 85 persen. Selain itu, gap antara kurikulum akademik dan kebutuhan industri masih terbilang signifikan.
“Kami melihat bahwa industri membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik lapangan yang komprehensif. Sementara itu, mahasiswa kami terkadang merasa terisolasi dari dinamika industri sebenarnya,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Kelautan, Prof. Dr. Siti Nurhaliza, S. Kom., M.Eng., dalam wawancara eksklusif dengan media kampus.
Kesadaran akan kebutuhan ini mendorong pimpinan UNMUH Kendari untuk secara proaktif mencari mitra industri terpercaya. Proses identifikasi dan negosiasi berlangsung selama 18 bulan, dimulai sejak Oktober 2024, melibatkan tim riset pasar, dan koordinasi lintas departemen.
### Ruang Lingkup Kerjasama yang Komprehensif
Nota kesepahaman yang ditandatangani mencakup lima pilar utama kolaborasi. Pertama, program magang dan praktik kerja industri (PRAKERIN). Setiap tahun, minimal 200 mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan akan ditempatkan di fasilitas mitra industri untuk mengalami pekerjaan nyata selama 3-6 bulan. Program ini dirancang untuk memberikan exposure langsung terhadap proses produksi, manajemen operasional, dan etika kerja profesional.
Kedua, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi industri. Tim akademik dari UNMUH Kendari akan bekerja sama dengan praktisi dan manajer dari mitra industri untuk menyesuaikan silabus dan bahan pembelajaran. “Kami akan mengadakan focus group discussion (FGD) setiap semester untuk memastikan bahwa apa yang diajarkan relevan dengan kebutuhan pasar,” jelas Prof. Dr. Siti Nurhaliza.
Ketiga, penelitian terapan dan pengembangan inovasi. Laboratorium Fakultas Ilmu Kelautan akan difasilitasi untuk melakukan penelitian yang memiliki aplikasi praktis di industri. Mitra industri berkomitmen menyediakan data, sampel, dan akses ke lapangan penelitian. Target tahun pertama adalah menghasilkan minimal 10 penelitian dengan publikasi di jurnal terakreditasi.
Keempat, pengembangan kapabilitas dosen. UNMUH Kendari dan mitra industri akan menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi profesional untuk dosen. Ini termasuk workshop teknis, kunjungan industri rutin, dan kesempatan dosen untuk “secondment” atau penugasan sementara di perusahaan mitra. Program ini bertujuan agar dosen tetap update dengan perkembangan teknologi dan praktik terkini.
Kelima, pengembangan infrastruktur pembelajaran. Mitra industri berkomitmen mendukung pengembangan laboratorium, simulator, dan peralatan pendidikan modern. PT Perikanan Maju Indonesia, misalnya, akan menyumbangkan peralatan uji kadar air dan nutrisi ikan senilai 350 juta rupiah kepada Fakultas Ilmu Kelautan.
### Harapan dan Visi Mitra Industri
Direktur Operasional PT Perikanan Maju Indonesia, Ir. Hamzah Rachman, M.Sc., mengungkapkan bahwa keputusan perusahaannya untuk bermitra dengan UNMUH Kendari adalah investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. “Industri perikanan Indonesia sangat kompetitif. Kami butuh talenta muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan bisnis dan kepemimpinan yang kuat,” katanya dalam acara penandatanganan MoU.
Menurut Hamzah, PT PMI memiliki rencana ekspansi besar-besaran di tahun 2026-2028, yang memerlukan rekrutmen 150 karyawan baru dalam berbagai posisi. “Dengan bermitra dengan UNMUH Kendari, kami harap dapat memenuhi kebutuhan talenta tersebut dengan lulusan berkualitas yang sudah kami kenal melalui program magang dan praktik kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Andi Mappasomba, menganggap kerjasama ini sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi ekonomi berbasis kelautan. “Kendari memiliki potensi luar biasa sebagai pusat industri perikanan dan akuakultur. Universitas yang bekerja sama dengan industri akan menciptakan ekosistem inovasi yang menguntungkan semua pihak,” ujarnya dalam sambutan resmi.
### Dampak bagi Mahasiswa dan Komunitas Akademik
Dampak positif dari kerjasama ini sudah terasa sejak pengumuman resmi disampaikan. Jajaran polling cepat yang dilakukan UNMUH Kendari menunjukkan bahwa 94 persen mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Kelautan merasa antusias dengan adanya peluang magang dan kerja praktik di perusahaan-perusahaan terkemuka. Banyak mahasiswa yang melihat ini sebagai kesempatan emas untuk membangun jaringan profesional dan menunjukkan kompetensi mereka di lapangan.
Mahasiswa tingkat akhir, Annisa Rahmawati, 22 tahun, asal Pangkalpinang, mengungkapkan kegembiraan atas perkembangan ini. “Saya serius berkomitmen untuk bekerja di industri perikanan setelah lulus. Dengan adanya program magang di PT PMI dan perusahaan-perusahaan lain, saya bisa membangun portofolio profesional yang menarik bagi calon employer,” katanya optimis.
Dampak lain yang diharapkan adalah peningkatan kualitas penelitian mahasiswa. Dengan akses ke data industri dan problem-driven research topics, skripsi dan karya ilmiah mahasiswa diharapkan menjadi lebih bermakna dan aplikatif. “Kami melihat potensi besar di sini. Mahasiswa tidak hanya menulis skripsi akademis yang abstrak, tetapi problem-solving yang nyata untuk industri,” ujar Dr. Ir. Bambang Suryanto, Ketua Fakultas.
### Tanggung Jawab Sosial dan Keberlanjutan
Salah satu aspek menarik dari MoU ini adalah komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. PT Konservasi Laut Nusantara, yang adalah mitra khusus dalam pilar penelitian, secara eksplisit menekankan bahwa kerjasama ini harus sejalan dengan prinsip-prinsip pengelolaan kelautan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi lulusan UNMUH Kendari tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi. Laut adalah warisan bersama, dan kami harus menjaganya,” tegas Direktur Eksekutif PT Konservasi Laut Nusantara, Dr. Dwi Retno Wulandari, Ph.D.
Komitmen ini tercermin dalam beberapa inisiatif konkret, seperti program magang yang mencakup modul khusus mengenai sustainable fishing practices, circular economy dalam industri perikanan, dan environmental impact assessment. Mahasiswa yang mengikuti program magang juga akan terlibat dalam proyek-proyek konservasi laut yang sedang berjalan.
### Pelaksanaan dan Timeline
Implementasi kerjasama ini akan dimulai secara bertahap. Pada semester kedua tahun akademik 2025-2026 (Februari-Mei 2026), Fakultas Ilmu Kelautan telah merencanakan penempatan batch pertama mahasiswa praktikan sejumlah 50 orang ke berbagai mitra industri. Sementara itu, FGD untuk penyesuaian kurikulum sudah dijadwalkan pada bulan Mei 2026.
Untuk dosen, program pelatihan teknis akan dimulai bulan Juni 2026 dengan menghadirkan instruktur dari PT PMI dan perusahaan mitra lainnya. Topik-topik yang akan dibahas meliputi teknologi terbaru dalam pengolahan ikan, sistem quality control, dan manajemen supply chain perikanan.
Rektor UNMUH Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Ridho, S.H., M.H., dalam pidato penutupan acara, mengapresiasi komitmen semua pihak dan menekankan bahwa kerjasama seperti ini adalah langkah maju menuju universitas berbasis riset yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. “Kami percaya bahwa pendidikan tinggi harus memberdayakan mahasiswa untuk menjadi problem-solver di masyarakat. Kerjasama ini adalah wujud nyata dari visi tersebut,” ujarnya.
### Penutup
Penandatanganan MoU antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan lima mitra industri pada 23 April 2026 menandai titik balik dalam sejarah Fakultas Ilmu Kelautan. Inisiatif kolaborasi akademik-industri ini bukan hanya akan meningkatkan employability lulusan, tetapi juga membawa Fakultas Ilmu Kelautan UNMUH Kendari menuju status institusi yang relevan dan diakui industri.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan mitra industri yang visioner, Fakultas Ilmu Kelautan UNMUH Kendari siap menjadi pusat keunggulan pendidikan kelautan di Indonesia Timur. Kerjasama ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi fakultas-fakultas lain di UNMUH Kendari dan universitas-universitas sejenis untuk menjalin hubungan yang bermakna dengan industri. Dalam konteks pengembangan ekonomi kelautan nasional, langkah ini adalah investasi strategis untuk masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Indonesia.
—
Penulis: Tim Jurnalis Kampus UNMUH Kendari
Sumber: Siaran Pers Humas UNMUH Kendari, 23 April 2026